Doa Diberi Kemudahan

5 min read

Doa diberi kemudahan adalah doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT agar Dia senantiasa memberikan kemudahan untuk kita dalam berbagai kegiatan dan aktivitas yang kita lakukan.

Dengan adanya doa ini maka kita diharapkan agar berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan apapun. Karena faktor paling penting dan paling utama dalam menyelesaikan sesuatu adalah dengan berdoa.

Doa juga salah satu bentuk komunikasi antara manusia dengan Tuhannya. Segela keluh kesah, kebimbangan, kebingungan, kesulitan, dan meminta kemudahan di segela urusan dapat kita tuangkan melalui doa.

Namun tidak hanya berdoa kita juga harus mengimbanginya dengan usaha yang sungguh – sungguh. Agar kita dapat segera keluar dan diberi kemudahan untuk menghadapai urusan atau masalah yang diberikan untuk kita.

Doa Diberi Kemudahan

Syarat dari dikabulkannya doa adalah dengan membersihkan kita dari barang – barang yang kita dapatkan dengan cara yang tidak halal atau haram. Dengan demikian insya Allah doa kita akan segera dikabulkan oleh Allah SWT.

Setelah kita bersih dari barang – barang haram tersebut segeralah memohon ampunan kepada Allah SWT. Dan berdoa agar diberi kemudahan di dalam segala urusan. Berikut adalah beberapa doa diberi kemudahan :

doa diberi kemudahan dalam menghadapi masalah

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa.

Artinya :

“Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan dan kesulitan, jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.”

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Rabbanaa ‘aatinaa miladunka rahmatan, wahayyi’ lanaa min amrinaa rosyadaa.

Artinya :

“Ya Allah, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus di dalam urusan kami ini.”

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Rabbisy rohlii shodrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam mil lisaani yafqohu qoulii.

Artinya :

“Ya Allah, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Yaa hayyu ya qoyyum birohmatika astagist.

Artinya :

“Ya Allah Yang Maha Hidup Kekal dan yang terus – menerus mengurus semua mahluk-Nya. Hanya dengan rahmat-Mu saja, saya meminta pertolongan.”

أَللّٰهُمَّ أَصْلِحْ لِىْ دِيْنِىَ الَّذِىْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِىْ وَ أَصْلِحْ لِىْ دُنْيَاىَ الَّتِىْ فِيْهَا مَعَاشِىْ وَ أَصْلِحْ لِىْ آخِرَتِىَ الَّتِىْ فِيْهَا مَعَادِىْ وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَهً لِّىْ فِىْ كُلِّ خَيْرٍ وَّ اجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِّىْ مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Allahumma ashlih lii diini al ladzii huwa ishmatu amri, wa ashlih lii dunyaa al latii fii haa ma’aa syii. Wa ash lih lii akhirotii al latii fii haa ma’aa dii, waj’ali al hayatu dziyaadatan lii fii kulli kahir, waj’ali al mauta raa hatan lii min kulli syarri.

Artinya :

“Ya Allah mohon kebaikan pada urusan agamaku karena itu adalah penjaga semua urusanku. Aku mohon kebaikan pada urusan duniaku karena itu tempat hidupku. Aku mohon kebaikan pada urusan akhiratku karena itu tempat kembaliku. Jadikanlah hidup ini tambahan kebaikan bagiku, dan jadikanlah kematianku waktu istirahat bagiku dari segala keburukan.”

رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Rabbanaa atmim lanaa nuuronaa waghfirlanaa innaka ‘alaa kulli sayaiin qadiir.

Artinya :

“Ya Allah, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maulaa wa ni’ma an nashir.

Artinya :

“Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah lah sebaik – baik pelindung bagi kami.”

Allahumma yassir wa laa tu’assir.

Artinya :

“Ya Allah mudahkanlah dan jangan disukarkan.”

Astaghfirullaha al adziim. Alladzii laa ilaa ha illaa huwa al hayyu al qayyuum waatuubuu illaih.

Artinya :

“Aku meminta pengampunan kepada Allah SWT yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat hanya kepada-Nya.”

Doa Diberi Kemudahan dari Al – Qur’an

Adapun doa diberi kemudahan yang terkandung di dalam kitab suci Al – Qur’an, yaitu :

Surat Al – Kahfi ayat 10 :

اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

Iz awal fityatu ilal kahfi fa qaalu rabbanaa ‘aatinaa miladunka rahmatan, wa hayyi’ lanaa min amrinaa rasyadaa.

Artinya :

“Ingatlah ketika pemuda – pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa : ‘Ya Allah, berikanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini’.” (QS Al -Kahfi : 10)

Surat Al – Baqarah ayat 255 dan 286 :

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allahulaa ilaa ha illa huwa al hayyu al qayyum. Laa ta’khudzuhu sinatun walaa anuum. Lahuu maa fii as samaawaatii wa maa fi al ardh. Man dza al ladzi yasyfa’u ‘indahuu illa biidznih. Ya’lamu maa baina aidihim wa maa kholfahum. Wa laa yuhiithuuna bisyaiin min ‘ilmihi illa bimaa syaa. Wa si’a kursi yuhu as samaawaati wa al ardh. Wa laa yauuduhuu hifdzuhumaa wa hu wa al ‘aliyyu al adzhiim.

Artinya :

“Ya Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus – menerus mengurus semua makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa – apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa – apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS Al – Baqarah : 255)

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

lā yukallifullāhu nafsan illā wus’ahā, lahā mā kasabat wa ‘alaihā maktasabat,

Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus’ahaa, lahaa maa kasabat wa ‘alaiha maktasabat. Rabbanaa laa tuaa khidznaa innasiinaa au akhtho’na. Rabbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘ala al ladziina min qoblinaa. Rabbana walaa tuhammilnaa maa laa thoo qatalanabih. Wa’ fuanna waghfirlanaa warhamnaa, anta maulana fansurnaa ‘ala al qaumilkaafiriin.

Artinya :

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat pahala dari setiap kebajikan yang dikerjakannya dan dia mendapat siksa dari setiap kejahatan yang diperbuatnya. Kemudian mereka berdoa : ‘Ya Allah, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Allah, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang – orang sebelum kami. Ya Allah, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir’.” (QS Al – Baqarah : 286)

Surat Al – Insyirah ayat 5 dan 6 :

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ

Fainnama’a al ‘usriyusroo. Inna ma’a al ‘usriyusraa.

Artinya :

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.” (QS Al – Insyirah : 5 dan 6)

Surat Al – A’raf ayat 89 :

قَدِ افْتَرَيْنَا عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا اِنْ عُدْنَا فِيْ مِلَّتِكُمْ بَعْدَ اِذْ نَجّٰىنَا اللّٰهُ مِنْهَاۗ وَمَا يَكُوْنُ لَنَآ اَنْ نَّعُوْدَ فِيْهَآ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ رَبُّنَاۗ وَسِعَ رَبُّنَا كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًاۗ عَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَاۗ رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ

Qadiftarainaa ‘alallaahi kaziban in ‘udnaa fi millatikum ba’da iz najjaanallaahu min haa. Wa maa yakunu lanaa an na’uda fihaa illaa ay yasyaa ‘allaahu rabbunaa, wasi’a rabbunaa kulla syai’in ‘ilmaa, ‘alallaahi tawakkalnaa. Rabbanaftah bainanaa wa baina qauminaa bi al haqqi wa anta khairu al faatihiin.

Artinya :

“Sungguh, kami telah mengada-adakan kebohongan yang besar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu, setelah Allah melepaskan kami darinya. Dan tidaklah pantas kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami menghendaki. Pengetahuan Allah SWT meliputi segala sesuatu. Hanya kepada Allah lah kami bertawakal. Ya Allah, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan haq (adil). Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik – baiknya.” (QS Al – A’raf : 89)

Surat Thaha ayat 25 – 28 :

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ۙوَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْ ۙوَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْ ۙيَفْقَهُوْا قَوْلِيْ ۖ

Qala rabbisy rohlii shodrii. Wa yassirlii amrii. Wahlul ‘uqdatan min lisaani. Yafqohuu qoulii.

Artinya :

“Dia Musa berkata : ‘Ya Allah, lapangkan untukku dadaku. Dan mudahkanlah untuk urusanku. Dan lepaskan kekakuan dari lidahku. Agar mereka dapat dengan mudah mengerti perkataanku’.” (QS Thaha : 25 – 28)

Surat At – Tahrim ayat 8 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَاۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Yaa ayyuhallaziina aamanu tubuu illaahi taubatan nasuhaa. ‘Asaa rabbukum ay yukaffira ‘angkum sayyi’aatikum wa yudkhilakum jannaatin tajrii min tahtihal an haaru yauma laa yukhzillaahun nabiyya wallaziina aamanu ma’ah. Nuruhum yas’aa baina aidiihim wa bi’aimaanihim yaquluna. Rabbanaa atmim lanaa nuuronaa waghfirlanaa innaka ‘alaa kulli sayaiin qadiir.

Artinya :

“Wahai orang – orang yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni – murninya. Mudah – mudahan Allah SWT akan menghapus kesalahan – kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai – sungai. Pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang – orang yang beriman bersama dengannya. Sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka berkata : ‘Ya Allah, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah dosa – dosa kami. Sungguh Engkau Maha Kuasa alas segala sesuatu’.” (QS At – Tahrim : 8)

Baca juga : Doa Keselamatan

Faedah Doa

Doa diberi kemudahan tersebut di atas memiliki faedah – faedah yang harus diketahui, yaitu :

  1. Mengandung kalimat yang artinya meminta kemudahan dan pertolongan Allah SWT. Karena kemudahan hanya datang atas kehendak Allah SWT.
  2. Berserah diri dan tidak mudah berputus asa.
  3. Mengimani takdir yang Allah SWT berikan. Karena setiap takdir Allah SWT pasti ada kebaikan didalamnya.
  4. Kita harus selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bergantung hanya kepada-Nya.

Hadist Doa Kemudahan

Allah SWT berfirman di dalam QS Al – Anfal ayat 40 :

وَاِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَوْلٰىكُمْ ۗنِعْمَ الْمَوْلٰى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ ۔

Wa in tawalluhu fa’lamuu annallaaha maulaakum, ni’mal maulaa wa ni’man nasir.

Artinya :

“Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah sebaik – baik Pelindung dan sebaik – baik Penolong.” (QS Al – Anfal : 40)

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai doa diberi kemudahan di dalam segala urusan yang sedang kita kerjakan. Semoga dengan mengamalkannya Allah SWT senantiasa memberikan berbagai kemudahan untuk kita.

Dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih 🙂

Referensi:

lintar.net/doa-memohon-kemudahan/

Doa Ruqyah

haneenakira
4 min read

Doa Kamilin

haneenakira
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *